Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di zaman modern, persyaratan kualitas bangunan juga semakin tinggi. Kualitas bangunan yang paling penting adalah struktur dan materialnya. Struktur dirancang oleh perancang khusus, sedangkan material adalah pilihan kita sendiri. Baja tahan karat adalah material bangunan yang banyak digunakan di zaman modern, dan terdapat banyak jenis dan modelnya. Yang paling populer adalah baja tahan karat 304. Di bawah ini kami akan memperkenalkan Anda pada baja tahan karat 304 dan cara mengidentifikasi yang asli dan yang palsu.
Pertama-tama, mari kita pahami secara singkat baja tahan karat 304.
Baja tahan karat 304 adalah material baja tahan karat dengan keserbagunaan yang kuat. Keunggulan utamanya adalah ketahanan suhu tinggi yang baik, yang dapat mencapai suhu hingga 1200 derajat Celcius; kedua, ketahanan korosinya luar biasa, dan sering digunakan di daerah lembap di selatan atau area luar ruangan dengan persyaratan kualitas tinggi. Panel dekoratif baja tahan karat 304 memiliki kinerja yang kuat, kualitas yang baik, dan berbagai aplikasi, tetapi harganya jauh lebih tinggi daripada material 201. Penggunaannya terutama di bidang produksi makanan, teknik kimia, konstruksi dan dekorasi, dll.
Baja tahan karat 304, yang merupakan jenis baja tahan karat yang diproduksi sesuai dengan standar ASTM Amerika, setara dengan baja tahan karat 0Cr19Ni9 (0Cr18Ni9) domestik kita. Komposisi kimia baja tahan karat 304 terutama terdiri dari besi Fe (sekitar 67-71,5%), kromium Cr (sekitar 17,5-19,5%), dan nikel N (sekitar 8-10,5%). Berbagai negara memiliki persyaratan yang sedikit berbeda untuk komposisi baja tahan karat 304. Misalnya, standar nasional negara saya GB/T 24511-2017 menetapkan bahwa rasio komposisi kimia baja tahan karat 06cr19ni10 yang mengandung kromium (CR) harus antara 18,00% dan 20,00%. Standar ASTM a240 Amerika mensyaratkan 17,5-19,5%.
Baja tahan karat 304 termasuk dalam baja tahan karat austenitik. Baja tahan karat austenitik adalah jenis baja yang tahan terhadap media korosif lemah seperti gas, uap, dan air, atau memiliki sifat baja tahan karat.
Terdapat empat metode identifikasi yang umum digunakan untuk baja tahan karat 304, yaitu dengan menggunakan cairan, magnetisme, penggerindaan, dan alat analisis sinar-X genggam (XRF).
Dalam bidang teknik, kita umumnya mengidentifikasi jenis baja tahan karat dengan mengidentifikasi corak dan percikan api.
Larutan yang khusus digunakan untuk mendeteksi baja tahan karat 304 disebut larutan uji N8, larutan yang digunakan untuk menguji baja tahan karat 201 disebut larutan uji N-low, dan larutan uji M2 digunakan untuk menguji baja tahan karat 316.



Berikut ini adalah pengantar mengenai penggunaan ramuan pendeteksi dan metode identifikasi:


Baja tahan karat, dilihat dari percikan api yang dihasilkan saat baja tahan karat digiling di mesin penggiling.

Baja tahan karat 201, dengan percikan api terbanyak, warna cerah, dan ekor percikan api terpisah.
Baja tahan karat 304, percikan api lebih sedikit, warna merah tua, tidak ada retakan atau bagian kecil dari ekor percikan api.
Baja tahan karat 316, percikan api paling sedikit, warna paling gelap, ekor percikan api tidak bercabang.

